Seputar Tes Analisa Urine

Seputar Tes Analisa Urine adalah tes urine yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Tes urine juga bisa mendeteksi penyakit seperti infeksi saluran kemih, masalah pada ginjal dan diabetes.

Cek Informasi Seputar Tes Analisa Urine Di Sini !

Pada Seputar Tes Analisa Urine pertama-tama dapat dilakukan pengambilan sampel urine. Tetapi pengambilan sampel urine tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan. Anda harus terlebih dahulu membersihkan alat kelamin, khususnya pada bagian sekitar uretra untuk mencegah sampel urine terkontaminasi bakteri.

Seputar Tes Analisa Urine

Tempat yang memasuk urine juga harus dijaga kebersihannya. Anda disarankan untuk tidak menyentuh bagian dalam wadah urine yang digunakan, agar bakteri dari tangan tidak mengontaminasi sampel urine. Urinalisis atau analisa urine bisa dilakukan dengan tiga cara, yakni pemeriksaan secara visual, pemeriksaan dengan mikroskop dan tes dipstick.

1.)Pemeriksaan Secara Visual : Pemeriksaan Visual dilakukahn penilaian penampilan fisik urine termasuk warna dari urine. Jika urine berwarna merah atau coklat tua, bisa jadi urine mengandung darah. Jika urine berwarna keruh, dapat jadi pertanda adanya infeksi. Kemudian urine yang mengandung busa mempunyai kemungkinan penyakit ginjal.

2.)Pemeriksaan dengan Mikroskop : Pemeriksaan Mikroskop dilakukan sebagai mengetahui keberadaan zat lain yang tidak kasar mata yang terkandungn dalam urine. Biasanya, urine yang normal tidak mengandung sel darah merah dan sel darah putih, bakteri atau kristal yang kemungkinan adalah salah satu tanda adanya batu ginjal.

3.)Pemeriksaan Urinalisis (Pstick) : Urinalisis adalah tes dipstick. Pada tes ini, strip plastik tipis dapat dicelupkan ke dalam urine. Tes ini umumnya untuk mengetahui keasamanan atau PH urine, kadar protein, glukosa, bilirubin, sel darah merah dan juga sel darah putih.

Penyakit Yang Dapat Dideteksi Oleh Analisa Urine

Jika anda mengalami sakit punggung, nyeri perut, sulit untuk buang air kecil dan buang air kecil sakit, kemungkinan dokter akan menganjurkan tes analisa urine. Hal ini bertujuan agar penyebab dari gejala yang dirasakan bisa diketahui dengan pasti.

Pada kasus wanita hamil yang mengalami tekanan darah yang tinggi, tes analisa urine perlu dilakukan untuk mewaspadai terjadinya preeklampsia. Selain itu, tes analisa urine juga kemungkinan bisa mendeteksi beberapa penyakit, termasuk.

  • Masalah Pada Ginjal : Urine yang mengandung protein dapat menjadi tanda adanya masalah pada fungsi ginjal.
  • Diabetes : Penyakit diabetes ditandai dengan tingginya kadar gula pada urine.
  • Infeksi Saluran Kemih : Tingkat keasamanan atau pH urine yang berada di atas normal, menjadi salah satu tanda adanya infeksi saluran kemih atau batu ginjal.
  • Gangguan Hati : Urine yang mengandung bilirubin dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan hati.
  • Infeksi : Adanya sel darah merah ataupun sel darah putih pada urine, dapat menjadi salah satu tanda adanya infeksi.

Demikian sekilas informasi mengenai Seputar Tes Analisa Urine. Semoga dengan adanya artikel kali ini bisa bermanfaat bagi Anda.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *